Sejarah Perkembangan TIK dan Relevansi Perguruan Tinggi

 


Oleh: M. Rozien Abqoriy, MHS aktif KPI IAIN Madura, anggota PMP



Suatu perkembangan kita tau, selalu memiliki keunikannya untuk senantiasa bisa kita catat, pelajari dan dibaca. Sebagai suatu pijakan untuk kita dapat kembali mengarah kepada sesuatu hal yang semestinya dan tidak berhenti dalam persoalan yang sama.

Dalam sejarah kali ini yaitu tentang sejarah perkembangan TIK (Teknologi Informasi Komunikasi), kemudian apa kaitannya dengan perkembangan zaman tentang mahasiswa ataupun perguruan tinggi, terkhusus tentang penyebab yang dapat menjadikan sebuah perbedaan.

Sejarah menurut KBBI adalah suatu kejadian atau peristiwa yang benar-benar terjadi di masa lampau. Menurut Din Muhammad Zakariya terkait kajian sejarah bahwa masih terlalu luas lingkupnya sehingga menuntut suatu pembatasan. Oleh karena itu, sejarah haruslah diartikan sebagai tindakan manusia dalam jangka waktu tertentu pada masa lampau yang dilakukan di tempat tertentu. Dengan demikian, muncullah kajian sejarah suku bangsa tertentu, di tempat tertentu, atau pada zaman tertentu. Seperti sejarah bangsa Eropa, sejarah Yunani, sejarah Islam, sejarah Islam abad pertengahan, sejarah Islam Spanyol, dan sebagainya, yang terdapat dalam bukunya yang berjudul “Sejarah Peradaban Islam”.

Ketika dalam suatu perkembangan teknologi informasi dan komunikasi, memiliki hubungan dengan suatu peralihan ataupun perubahan. Makna dari perkembangan itu sendiri yaitu menjadi besar (luas, banyak, dan sebagainya). Nah, kalau tentang TIK itu terlihat dalam beberapa literatur digital yang mencatat bahwa kejadian terkait perkembangan TIK yang benar-benar terjadi di masa lampau adalah dimulai pada tahun 1875, ditandai dengan penemuan dari Alexander Graham Bell (Amerika) yaitu telepon.

Kemudian ada juga dari penggabungan informasi dan teknologi komunikasi dalam bidang industri, sering kita dengar juga dengan sebutan Era revolusi industri 4.0 yang muncul pada abad ke-21. Farid Rahman Nurdin dalam website kompasiana menuliskan tentang revolusi industi, bahwa era 4.0 adalah sebuah usaha perkembangan sektor pasar dan industri yang bergerak dan dipelopori oleh teknologi internet yang menjadi sebuah kolaborasi antara dunia nyata dengan dunia maya.

Dan tentunya semua yang terlibat di dalamnya akan merasakan perbedaan apabila dibandingkan dengan Revolusi Industri sebelumnya, karena yang pada awalnya menggunakan tenaga manusia atau bersifat manual, tetapi sekarang sudah besifat otomatis dan mudah dijangkau.

Atas perkembangan inilah terjadi kekurangan dan kelebihan yang dialami oleh umat manusia, apabila kita melihat dari segi kekurangannya ialah banyaknya pengangguran di mana-mana, dan itu adalah sudut pandang pertama dibalik berkembangnya revolusi industri, yang diakibatkan tenaga manusia sudah digantikan oleh mesin, hal itu dikarenakan kerja mesin bersifat stabil, cepat, dan tahan lama. Sedangkan dari sisi kelebihannya adalah produk-produk yang dihasilkan sama semuanya, cepat, dan efisien.

Dibalik berkembangnya setiap revolusi industri, pasti ada pencipta suatu teknologi yang dapat merubah dari suatu era tradisionl ke era modern.

Hal itulah yang menjadi beberapa tonggak perkembangan teknologi yang secara nyata memberi sumbangan terhadap perkembangan TIK hingga saat ini. Salah satu sampai saat ini yang menjadi trend adalah kegiatan yang berbasis internet dan elektronik. Beberapa contoh diantaranya adalah e-learning, e-banking, e-library, e—laboratory, e-mail dan sebagainya. Aktivitas dalam semua sektor hari ini sudah tidak terlepas dari genggaman internet, sehingga kita sudah bisa mengartikan bahwa dalam perkembangan tersebut adalah untuk membantu manusia menjadi lebih praktis dalam setiap aktivitasnya.

Tidak hanya itu, yang ingin saya bahas terkait tulisan kali ini adalah suatu perkembangan yang terjadi dalam ruang pendidikan, terkhusus dalam perguruan tinggi. Apa yang membedakan perguruan tinggi di Indonesia dan luar negeri, terlebih dalam bidang tekhnologi yang sedari dulu menjadi rujukan setiap negara adalah Amerika. Kenapa dan apa kira-kira yang membedakan semua itu? Setidaknya kita dapat mengetahui bahwa tidak hanya sejarah perkembangan dalam bidang teknologi saja yang perlu kita pelajari, tetapi juga memahami terkait mengapa Amerika bisa menjadi negara maju dengan kemajuan teknologi, Ilmu pengetahuan, pembangunan dll.

Pertama, kita perlu mengetahui perbedaan perguruannya tingginya yang juga dapat mempengaruhi dari setiap mahasiswanya yang secara tidak langsung sebagai aset untuk memberikan kemajuan terhadap negara.

• Tidak Adanya Sistem Absensi

Sebagian besar kampus di luar negeri tidak memakai sistem absensi, berbeda dengan kampus-kampus di Indonesia yang masih menggunakan sistem absensi sebagai syarat kelulusan. Pentingnya nilai sebagai syarat utama kelulusan membuat mereka memiliki kesadaran tinggi untuk menghadiri perkuliahan, karena ketidakhadiran dapat mengganggu proses belajar dan mendapatkan nilai yang ditargetkan.

Di Indonesia, sistem absensi masih masuk ke dalam syarat untuk kelulusan. Sehingga banyak mahasiswa yang lulus namun dengan nilai yang kurang memuaskan. Sistem ini membuat kualitas pendidikan di Indonesia menjadi kurang baik. Padahal nilai dan kemampuan diri sangat dibutuhkan sebagai syarat untuk memasuki dunia kerja.

• Tata Cara Berpakaian

Di kampus luar negeri, tata cara berpakaian tidak akan menjadi penilaian utama bagi orang lain. Bahkan para mahasiswa di sana banyak yang berpakaian sangat biasa tanpa memikirkan merk yang mahal. Di Indonesia, pasti kamu sering menjadi bahan olok-olok oleh orang lain apabila kamu berpakaian mencolok. Di luar negeri, terlebih lagi Amerika Serikat, kamu bebas untuk mengekspresikan cara berpakaian kamu tanpa takut dipandang negatif oleh orang lain.

 Sebenernya masih banyak hal yang menjadi perbedaan, tidak hanya perihal teknologinya tapi lebih jauh dan banyak dari itu. Seperti di luar negeri yang sudah banyak mengutamakan inovasi, kemajuan dan kesejahteraan, yang terdapat di setiap perguruan-perguruan tinggi. Nah, yang ada di Indonesia masih tidak selesai dalam memperdebatkan perbedaan dan sebagainya.

Itulah sekilas gambaran dan penjelasan terkait sejarah perkembangan TIK dan kaitannya perguruan tinggi. Semoga dapat menjadi PR penting bagi penulis dan kepada para pembaca yang terhormat. Dan terimakasih sudah mau membaca tulisan yang juga masih selalu dengan usaha untuk lebih baik lagi.













Komentar

Postingan populer dari blog ini

KPM Kolaboratif Nusantara IAIN Madura dan Sosok Inspiratif

Lomba Kemenangan

You Are Special : Tetap Rawat Potensi, Rawat Generasi